PENTINGNYA MENTAL HEALTH DI MASA SEKARANG

 

Mental Health adalah tingkatan kesejahteraan psikologis atau ketiadaan gangguan jiwa. Kesehatan jiwa terdiri dari beberapa jenis kondisi yang secara umum dikategorikan dalam 'kondisi sehat', 'gangguan kecemasan', 'stres', dan 'depresi'. Kesehatan mental dipengaruhi oleh peristiwa dalam kehidupan yang meninggalkan dampak yang besar pada kepribadian dan perilaku seseorang. Peristiwa-peristiwa tersebut dapat berupa kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan anak, atau stres berat jangka panjang. Jika kesehatan mental terganggu, maka timbul gangguan mental atau penyakit mental. Gangguan mental dapat mengubah cara seseorang dalam menangani stres, berhubungan dengan orang lain, membuat pilihan, dan memicu hasrat untuk menyakiti diri sendiri.

Di era zaman yang modern ini rentan sekali remaja remaja khusunya Gen Z yang mengalami stress baik itu karena masalah keluarga, masalah sekolah , masalah hubungan dengan pasanganya dan lain sebagainya. Oleh karena itu diperlukannya Mental Health untuk  mengatasi stress tersebut. Kesehatan mental sering diabaikan oleh sebagian orang karena hanya melihat dari kesehatan fisik saja padahal kesehatan mental juga diperlukan demi kebahagiaan orang tersebut. Kesehatan mental yang terjaga tidak hanya mencegah datangnya gangguan mental, tapi juga membuat Anda sejahtera dan dapat berfungsi dengan baik dalam lingkungan.

Mental health sangat penting bagi generasi Z dimana generasi ini kebanyakan yang mengalami gangguan kesehatan mental.  Terlebih dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih yang menyebabkan generasi ini cenderung terlalu serius dalam mengikuti dunia maya. Hal ini justru salah apabila generasi Z tidak dapat mengontrol dan menyikapi situasi  perkembangan teknologi dengan baik. Belum lagi  dengan adanya konflik dan situasi yang  buruk di sekolah seperti kasus  pembullyan, nilai yang menurun, serta tekanan dari suatu pihak  yang menjadi beban pikiran bagi generasi ini. Ditambah lagi dengan adanya kondisi dirumah atau dilingkingan keluarga yang tidak kondusif seperti adanya kekerasan dalam rumah tangga atau perselisihan antara anak dengan orang tua,  antara orang tua  perempuan dengan orang tua laki laki,  saudara dengan saudaranya, ini menjadi beban pikiran dan tekanan yang sangat  perlu di perhatikan dan dilakukan pencegahan,  karena dapat membawa dampak buruk bagi generasi Z jika kesehatan  mentalnya terganggu.  Tidak sedikit generasi Z yang mengalami gangguan kesehatan mental baik dari  segi fisiknya sendiri maupun segi sosial mereka.

Ada beberapa jenis gangguan mental health yang dialami anak-anak,  remaja,  dewasa, dan terutama kebanyakan dialami oleh generasi Z antara lain  seperti  gangguan yang terjadi pada kinerja otak yang msnyebabkan penderita menjadi hiperaktif  dan sulit mengatur situasi gangguan ini disebut dengan nama Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Jenis gangguan kedua yaitu gangguan kecemasan dimana seseorang yang mengidap gangguan kecemasan seringkali menunjukkan perilaku cemas yang berlebihan, secara konstan dan sulit dikendalikan, sehingga akhirnya mengganggu kehidupan sehari-harinya. Yang ketiga yaitu gangguan bipolar dimana adanya perubahan suasana hari secara drastis dan menyebabkan pengidapnya menunjukkan fase mania atau fase depresif secara berkala. Fase mania ditandai dengan perilaku yang ekstrem dan emosi yang meluap-luap, sedangkan fase depresif membuat orang tersebut merasa sedih dan lesu.

Jenis gangguan yang ke empat yaitu depresi yang mengakibatkan gangguan suasana hati, namun gejala yang dirasakan oleh pengidapnya berupa rasa sedih terus menerus, putus asa, dan tidak ada semangat untuk hidup.  Jenis gangguan mental health selanjutmya adalah Skizofrenia dimana seorang pengidap memiliki gangguan yang menyebabkan pengidapnya sulit membedakan antara realita dengan pikirannya sendiri, sehingga mereka sering mengalami delusi, halusinasi, dan paranoid.

Tanda tanda anak-anak, remaja, maupim orang dewasa  yang mengalami gangguan mental health antara lain sering merasa sedih, stres dan depresi terus menerus dalam jangka waktu yang lama, munculnya keinginan untuk mengakhiri hidup, menarik diri atau mengasingkan diri, misalnya tidak mau bergaul dengan orang lain, lebih sering menyendiri dan melamun, sering mendengar suara-suara atau bisikan-bisikan di telinganya padahal tidak ada suara atau bisikan apapun. Kondisi ini dikenal juga dengan halusinasi, paranoid atau memiliki rasa cemas yang berlebihan terhadap sesuatu yang semestinya tidak perlu dicemaskan, memiliki emosi atau perasaan yang berubah-ubah. Terkadang emosi yang ditunjukkan ekstrem dan bisa melakukan tindakan berbahaya. tanda lainnya seseorang yang mengalami ganngguan mental health  yaitu pola makan dan pola tidurnya menjadi berubah dan biasanya tidak normal, memiliki keyakinan yang tidak rasional atau tidak masuk akali meskipun  telah dibuktikan secara objektif, namun pengidap tetap meyakini kebenarannya(delusi) ,  suka mengonsumsi obat hanya untuk kesenangan, serta isi pembicaraannya kacau yang disebabkan karena kekacauan alam berpikirnya.

Cara efektif untuk mencegah diri dari gangguan mental health yakni dengan bebas dari rasa gelisah dan cemas, berhubungan dengan individu lain dengan cara tolong menolong dan saling menguntungkan satu sama lain, menerima kekecewaan untuk dijadikan pelajaran untuk kemudian hari, menjadikan rasa permusuhanyang ada dalam diri untuk melakukan penyelesaiaan yang kreatif dan konstruktif, mempunyai rasa kasih sayang yang besar, serta bisa merasakan kesenangan dan kemampuan diri secara positif.

 

SUMBER

1.      https://www.halodoc.com/artikel/10-tanda-kalau-kondisi-psikologis-sedang-terganggu

2.      https://dosenpsikologi.com/karakteristik-kesehatan-mental-yang-sehat/amp

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini